Persaingan antar kandidat melebar hingga facebook

Persaingan antar para calon bupati/wakil bupati yang akan berompetisi pada Pilkada 23 Mei mendatang tidak hanya berhenti pada perang spanduk dan baliho semata. Di dunia maya khususnya facebook, para kandidat juga saling berebut mencari dukungan.

Dari tujuh pasangan yang maju, empat pasangan di antaranya yakni Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu, Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, Hafidh Asrom-Sri Muslimatun dan Mimbar Wiyono-Cahyo Wening mempunyai akun grup di facebook. Bahkan pasangan SP-Neni memiliki dua akun yang berbeda yang sama-sama meminta dukungan warga.

Akun ini tanpa sungkan meminta pendukungnya untuk tidak ragu memilih pasangan tersebut pada Pilkada mendatang. “Memilih pasangan yang tepat dan siap memimpin Sleman. Bapak Sri Purnomo telah terbukti bersih dan displin dalam menjalankan amanah. dan Ibu Yuni Satia Rahayu telah juga terbukti memiliki keberpihakkan pada lapisan masyarakat bawah,” klaim admin grup

Pada akun yang pertama, dukungan kepada SP-Neni telah menyentuh angka 1.628 pendukung. Pada bagian deskiripsi grup, pasangan ini mengklaim dirinya sebagai representasi pasangan pluralistik, bersih dalam mengemban amanah.

Dalam akun ini berbagai dukungan mengalir. Komentar Sirajudin Hasbi misalnya, menayakan sikap SP yang berlatar belakang pendidik soal pendidikan gratis dan srtifikasi guru. Ada juga komentar pendukung yang menyatakan kepesimisannya terhadap kebijakan yang sudah ditempuh SP.

Joko Sigit Pangarso yang mengaku sebagai warga Desa Glondong Kradangan misalnya memandang SP sebagai kandidat yang kurang berwawasan lingkungan. Hal itu ditunjukkan dengan perusakan alam hingga penambangan pasir yang tanpa kejelasan.

Akun pendukung SP-Neni yang lain menamakan dirinya “Posko pemenangan SP-Neni. Berbeda dengan akun yang pertama, akun yang yang mengklaim dirinya sebagai gabungan pendukung SP-Neni, baru memiliki 142 pendukung.

Pasangan lain yang juga memilki akun meminta dukungan facebookers adalah pasangan yang diusung koalisi Demokrat, PKS, dan PPP yakni Hafidh-Muslimatun. Grup yang memiliki deskripsi “Pemimpin Baru, Harapan Baru. Bersama Membangun Sleman Tanpa Korupsi” telah memiliki 87 pendukung.

Sang kandidat yakni Hafidh Asrom juga bertindak sebagai kreator dan admin akun ini. Dia dibantu oleh 4 facebookers lainnya sebagai admin. Dari 87 pendukung di akun tersebut, bila ditelusuri, satu diantaranya merupakan akun Ratu Kesultanan Yogyakarta, GKR Hemas.

Akun lainnya yang sepertinya baru dibuat adalah ‘Mimbar Center’. Akun yang mendeskripsikan diri dengan slogan ‘from ZERO to HERO ………Memahami Masa Lalu Melihat Masa Kini untuk Menyongsong Masa Depan Sleman’ ini baru memiliki tiga pendukung.

Pasangan independen lainnya yakni Bugi-Kabul juga tak ketinggalan lewat akun “Bugiakso Pembaharu Sleman 2010”. Akun yang memiliki jargon “rakyat tidak boleh menderita ini telah memiliki 714 pendukung.

Akun ini mengklaim Bugiakso merupakan  calon Bupati Sleman 2010 – 2015 yang berkomitmen untuk membangun Kabupaten Sleman. Cucu dari Panglima Besar Jendral Soedirman ini mengutip kata bijak dari kakeknya yaitu  “Rakyat Tidak Boleh Menderita, Biarlah Kami Pemimpin Yang Menderita”.

Seperti diketahui, Pilkada Sleman 23 Mei mendatang akan diikuti oleh tujuh pasangan cabup/cawabup yakni Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, Mimbar Wiyono-Cahyo Wening, Sukamto-Suhardono, Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu, Zaelani-Heru Irianto Dirjaya, Hafidh Asrom-Sri Muslimatun Damanhuri, dan Ahmad Yulianto-Nuki Wakhinadatun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: