Bugi: Potensi desa belum maksimal

Bugiakso

Calon Bupati Independen Bugiakso mengatakan terjadinya urbanisasi yakni banyaknya masyarakat desa yang berbondong-bondong ke perkotaan untuk sekedar menjadi buruh di kota menyebabkan potensi desa tidak bisa dimaksimalkan.

Hal ini, kata dia terjadi karena warrga menganggap perekonomian desa tidak lagi menjanjikan untuk kehidupan. Pada akhirnya, ungkap Bugi, desa akan kehilangan kekuatan dalam pertumbuhan ekonominya.

“Ambruknya perekonomian pedesaan merupakan wujud nyata dari robohnya pertanian desa.
Inilah sebuah refleksi yang harus dipahami semua pihak. Mengapa negeri agraris kehilangan maknanya sebagai negeri pertanian dalam suasana pedesaan,” ungkap Bugiakso yang dalam Pilkada mendatang berpasangan dengan Kabul Mudji Basuki.

Menurut Bugi, itulah realitas pedesaan dan perekonomian daerah Sleman. Dia menilai sekarang ini Pemkab tidak menyentuh kondisi objektif yang dimilikinya.  Padahal, data yang ada menunjukkan Sleman mempunyai potensi lahan tegalan dan pekarangan sejumlah 25 383 ha yang berada disekitar  pemukiman .

Di sisi lain, keadaan kependudukan berusia lanjut yang berumur antara 55 – 65 tahun berjumlah 60 000 – 70 000. Sedangkan usia harapan hidup manusia di sleman mencapai umur antara 72 – 76 tahun.

Maka kekuatan pertanian di pedesaan harus dibangun kembali untuk menghadapi survivalitas pedesaan di sleman khususnya bidang pertanian. Agar segera terwujud pengentasan kemiskinan masyarakat desa.

“Mengandalkan kaum lanjut usia dalam dekade pertama, lima tahun kedepan dalam  memberantas kemiskinan merupakan pilihan yang harus dikerjakan karena melihat potensi yang ada dalam kurun waktu lima tahun ke depan,” kata Bugi.

Persoalannya berikutnya, kata dia, adalah soal sentuhan profesionalitas yang mengarah pada agribisnis yang sesuai dengan keadaan, potensi dan kekayaan lokal melalui pendampingan.
Bugi melihat hingga saat ini Sleman masih gagal dalam hal penciptaan komoditas pertanian unggulan lokal.

“Perhatian terhadap pemberdayaan pada sisi permodalan maupun pemasaran menjadi urgen untuk diperhatikan. Kemiskinan pedesaan akan sangat berkurang melalui pemberdayaan usia lanjut dengan memanfaatkan secara maksimal potensi lahan tegalan di sekitar pemukiman,” tegas dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: