Heru terkaya, Hafidh minus

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman akhirnya mengumumkan kekayaan calon bupati/wakil bupati. Namun sayangnya pengumuman kekayaan itu belum bisa dilakukan secara utuh karena ternyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menuntaskan proses pemeriksaan.

Ketua KPU Sleman Djajadi mengatakan daftar laporan hasil kekayaan pejabat negara (LHKPN) peserta Pilkada Sleman baru dikirimkan KPK ke KPU Sleman pada Senin(3/5) sore. Dari daftar tersebut, masih ada 4 calon yang sedang dalam proses penghitungan oleh KPK.

“Kami baru mendapatkannya kemarin dari Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK. Jadi, kami baru bisa menyampaikan kepada khalayak hari ini. Masih ada 4 calon yang masih dalam proses oleh KPK. Yakni Mimbar Wiyono, Sukamto, Purnomo dan Achmad Yulianto,” ujar dia kepada wartawan, di gedung KPU, Selasa (4/5)

Meski daftar kekayaan tersebut belum lengkap, namun dalam surat No; B-997/XII/05/2010 tersebut meminta KPU Sleman untuk segera menyampaikannya kepada khalayak umum. Sedangkan daftar yang masih dalam proses akan disusulkan kemudian.

“Pihak KPK juga tidak memberikan kejelasan waktu, kapan keempat calon tersebut bisa selesai dihitung,” tambahnya.

Dari daftar kekayaan sementara yang diumumkan, ada dua fakta yang menarik. Yang pertama, untuk sementara calon terkaya dipegang oleh Heru Irianto Dirjaya dengan total kekayaan mencapai Rp9,6 miliar dengan rincian harta tidak bergerak (1,7 miliar), harta bergerak (1,05 miliar), perkebunan (700 juta), harta bergerak lainnya (370 juta), giro (3 miliar), piutang (2,3 miliar).

Berbeda dengan Heru, calon bupati yang diusung koalisi Demokrat, PPP, dan PKS Hafidh Asrom justru memiliki minus kekayaan sebesar Rp2,9 miliar. Anggota DPD RI ini sebenarnya memiliki total kekayaan yang mencapai Rp6,2  miliar.

Harta kekayaan Hafidh terdiri dari harta tidak bergerak (4,4 miliar), harta bergerak (1,06 miliar), harta bergerak lainnya (6,7 juta), surat berharga (40 juta), giro (325 juta), dan piutang (326 juta). Namun pada saat yang bersamaan, kandidat yang maju untuk ketiga kalinya ini juga memiliki hutang sebesar Rp9,1 miliar.

“Untuk Pak Hafidh ini, total hartanya mencapai Rp6.2 miliar namun beliau juga ada hutang sebesar Rp 9,1 miliar sehingga data yang kami terima, harta kekayaannya minus sejumlah tadi itu,” terang Djajadi.

Seperti diketahui, Pilkada Sleman 23 Mei mendatang akan diikuti oleh tujuh pasangan cabup/cawabup yakni Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, Mimbar Wiyono-Cahyo Wening, Sukamto-Suhardono, Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu, Zaelani-Heru Irianto Dirjaya, Hafidh Asrom-Sri Muslimatun Damanhuri, dan Ahmad Yulianto-Nuki Wakhinudatun.

Grafis kekayaan kandidat

Bugiakso                              6,8 miliar
Kabul Mudji Basuki         4,8 miliar
Cahyo Wening                  241 juta
Suhardono                        633 juta
Yunia Satia Rahayu      2,4 miliar
Zaelani                               953 juta
Heru Irianto Dirjaya     9,6 miliar
Hafidh Asrom minus     2,9 miliar
Sri Muslimatun                1,6 miliar
Nuki Wakhinudatun     352 juta

Sumer KPU Sleman/KPK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: