Petani terapkan sistem blok

Minimalisasi kelangkaan air pada saat musim tanam, para petani di Brintikan, Tirtomartani, Kalasan menerapkan pola tanam dengan sistem blok yakni dengan menanam padi secara serentak.

Ketua Kelompok Tani Ngudi Makmur Brintikan, Rohasis Suprihantoro mengatakan sistem seperti itu terbukti ampuh dalam meningkatkan produksi padi petani. Menurut Rohasis, dengan sistem blok, para petani bisa memproduksi gabah sebanyak 9-11 ton/ hektar.

“Sistem blok ini membuat daya tahan tanaman lebih kuat terhadap serangan hama. Selain itu, dengan sistem seperti ini bisa meminimalisasi timbulnya permasalahan rebutan air di antara sesama petani,” ujar dia saat ditemui di Tirtomartani, Selasa (11/5).

Menurut dia, pada musim tanam Juli memang biasanya terjadi kelangkaan air. Karena itu di Kalasan banyak petani yang lebih memilih untuk menanam palawija. Namun bagi Poktan yang memiliki anggota sekitar 79 orang ini, kelangkaan itu bisa diatasi.

“Kalau tanamnya dialkukan barengan, pembagian airnya bisa dilakukan secara bergilir perhari. Sesama anggota kelompok, pengaturannya jauh lebih mudah karena selalu diadakan koordinasi bersama,” ungkap dia.

Rohasis menuturkan, penanaman secara serentak ini sekaligus juga bisa memaksimalkan peran kelompok mulai dari pengadaan benih, pupuk, hingga obat-obatan. Pembagiannya, kata dia, jauh lebih mudah.

“Kelompok bisa melakukan pemesanan secara bersamaan meskipun musim tanam belum tiba. Benih dan pupuk tersebut bisa distok terlebih dahulu. Selanjutnya akan didistribusikan kepada para anggota sesuai dengan porsi lahan garapan masing-masing,” kata dia.

Dikatakan, pihaknya juga rajin berkonsultasi dengan dinas pertanian bila dalam proses tanam memiliki kendala. Karena keberhasilan itu, kata dia, pada akhirnya beberapa pedukuhan lain mencoba untuk menerapkan pola tanam yang sama.

“Kalau untuk Poktan Ngudi Makmur, total lahan yang digarap mencapai 27 hektar. Namun ada juga warga pedukuhan lain yang ikut. Bagi kami hal itu tidak menjadi masalah sepanjang mereka mau mengikuti aturan main kelompok,” kata Rohasis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: