Kandidat intensifkan persiapan teknis

Menjelang begulirnya pelaksanaan Pilkada pada 23 Mei mendatang, masing-masing kandidat kian mengintensifkan persiapan pemenangan. Jika pada pekan pertama kampanye para kandidat masih sibuk melakukan sosialisasi, memasuki pekan kedua ini para kandidat sudah mulai melakukan persiapan teknis.

Pasangan Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu misalnya selain aktif melakukan rangkaian kampanye, juga menggelar acara pembekalan bagi para saksi yang akan ditugaskan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

Calon wakil bupati yang diusung koalisi PDIP, PAN dan Gerindra, Yuni Satia Rahayu mengatakan pembekalan saksi ini dilakukan secara serentak di enam wilayah yang merupakan representasi daerah pemilihan (Dapel) pada pemilu legeslatif lalu.

“Pembekalan saksi kami lakukan secara serentak di enam wilayah yakni di Sinduharjo (Ngaglik), Harjobinangun (Pakem), Bokoharjo (Prambanan), Maguwoharjo (Depok), Trihanggo (Gamping), dan Sidoarum (Godean),” ujar dia kepada Warta Sembada, Minggu (16/5)

Neni, panggilan akrab dia, mengatakan pembekalan ini ditujukan agar para saksi yang ditugaskan pada hari H bisa menjalankan tugasnya dengan benar sekaligus juga sebagai sumber pertama untuk perhitungan suara di TPS.

Selain pembekalan para saksi di TPS, pada akhir pekan lalu pasangan SP-Neni juga melakukan kegiatan kampanye di dua lokasi berbeda yakni pengobatan gratis di Glagaharjo, Cangkringan dan pasar murah di Sidoagung, Godean.

Sementara itu pasangan Zaelani-Heru Irianto Dirjaya lebih memfokuskan perhatian pada inventarisasi data pemilih ketimbang melakukan kampanye terbuka seperti yang dijadwalkan KPU di wilayah timur meliputi Prambanan, Kalasan, Berbah, dan Depok.

Tim sukses Zaelani-Dirjaya, Ali Sahdan mengatakan pihaknya memang sengaja melakukan inventarisasi untuk memetakan dukungan ril kepada pasangan yang diusung. Menurut dia tim sukses saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan rapat internal.

“Kami mengintensifkan rapat internal untuk menghadapi hari H (pencoblosan). Selain itu kami juga menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan inventarisasi dukungan potensial yang bisa diperoleh dalam pilkada mendatang,” kata dia.

Menurut Ali, hingga saat ini pihaknya belum memutuskan kapan akan melakukan rapat terbuka. Jenis kampanye yang dominan dilakukan hingga saat ini, kata dia, adalah berkunjung ke pasar-pasar tradisional ataupun langsung sosialisasi door to door ke kantung-kantung massa Golkar.

Seperti diketahui, Pilkada Sleman 23 Mei mendatang akan diikuti oleh tujuh pasangan cabup/cawabup yakni Bugiakso-Kabul Mudji Basuki, Mimbar Wiyono-Cahyo Wening, Sukamto-Suhardono, Sri Purnomo-Yuni Satia Rahayu, Zaelani-Heru Irianto Dirjaya, Hafidh Asrom-Sri Muslimatun Damanhuri, dan Ahmad Yulianto-Nuki Wakhinudatun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: