Harga sapi terus anjlok, peternak kewalahan

Para peternak yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Widodo Manunggal, Widodomartani, Ngemplak semakin kewalahan karena harga jual sapi penggemukan kian merosot tajam.

Kondisi seperti itu membuat para peternak kian miris karena ternyata harga daging sapi di pasar tidak mengalami penurunan. Di sisi lain, harga pakan yang wajib dikeluarkan untuk penggemukan ternak malah semakin mahal.

“Dampaknnya sudah terasa sejak Februari lalu. Yang kami dengar sih karena adanya impor sapi dari Australia,” ujar Agung Nugroho Suseno, salah satu pengurus Gapoktan Widodo Manunggal.

Menurut Agung, biasanya para peternak membeli sapi penggemukan dengan harga Rp8 juta yang rata-rata dipelihara selama setengah tahun. Saat penjualan, rata-rata harganya mencapai Rp9,5 juta. Namun pasca masuknya daging impor tersebut, penjualan paling mahal hanya mencapai Rp7,5 juta.

“Jelas kami makin merugi sehingga pada akhirnya peternak banyak yang memilih untuk menahannya. Penjualan baru dilakukan jika sudah benar-benar kepepet,” ungkap dia.

Agung menuturkan, di Widodomartani terdapat empat kelompok ternak sapi. Total sapi penggemukan yang dipelihara keempat kelompok ternak tersebut mencapai 160 ekor. Beban para peternak makin berat karena operasional penggemukan sapi juga tidak sedikit.  Biaya pakan ternak per ekor dalam satu hari, kata dia, minimal menghabiskan biaya sebesar Rp10 ribu.

Kesulitan peternak, kata dia, tidak berhenti sampai di situ saja. Meski harga kian turun, bukan berarti penjualan bisa dilakukan dengan lancar. Kebanyakan para pembeli, tukas Agung melakukan pembayaran dengan sistem tempo.

“Biasanya baru dibayar setelah 15 hari atau lebih, padahal harganya sudah sangat jantuh. Jika peternak meminta cash, harganya bisa berkurang sebesar Rp300 ribu-Rp500 ribu,” ungkap dia.

Pihaknya berharap instansi terkait segera melakukan tindakan sehingga bisa ada solusi yang membantu para peternak. Sebagian besar peternak, tukas Agung sampai saat ini memilih untuk belum menjual sapinya meskipun sebenarnya sudah siap jual.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: