Pembebasan lahan TPU harus rampung tahun ini

Pembebasan lahan Taman Pemakaman Umum (TPU) wilayah Sleman Timur di Madurejo, Prambanan harus rampung tahun ini. Pasalnya kebutuhan terhadap keberadaan TPU tersebut sudah sangat mendesak.

Assek II Sekda Sleman Sunartono mengatakan seharusnya pembebasan lahan TPU tersebut sudah rampung karena telah dianggarkan  dalam APBD 2009. Namun karena belum tercapai kesepakatan dengan warga, akhirnya penganggarannya diundur setahun kemudian.

Menurut dia, kebutuhan TPU memang sifatnya sudah sangat mendesak meningat Sleman merupakan daerah urban yang menjadi daerah favorit warga pendatang. Selain itu, kata dia, banyak pemakaman di desa-desa yang sudah over capacity.

“Dengan adanya TPU tersebut diharapkan tidak terjadi gejolak sosial dalam masyarakat,” ujar dia kepada Warta Sembada saat ditemui di sela-sela penilaian lomba desa tingkat provinsi di Balai Desa Bokoharjo, Prambanan, Senin (7/6).

Dikatakan, keberadaan TPU Seyegan yang sudah terlebih dahulu dibangun ternyata dirasakan masih belum cukup mengimbangi. Dia menambahkan, banyaknya perumahan yang tidak melengkapi fasilitas sosial seperti pemakaman menjadi salah satu penyebabnya.

“TPU Sleman timur perlu secepatnya dibangun,” ungkap dia.

Beberapa waktu lalu diberitakan, pembangunan TPU yang rencananya dilakukan di Dusun Grembyangan, Madurejo itu sepertinya memang masih membutuhkan persiapan yang matang. Pasalnya, warga setempat mengajukan syarat.

Kepala Desa Madurejo Mindoyo mengatakan, dari pertemuan yang digelar beberapa waktu lalu, warga menyatakan tidak keberatan jika TPU dibangun di wilayah mereka. Hanya saja, kata dia, warga juga mengajukan syarat agar pemerintah terlebih dahulu membangun Jembatan Grembyangan yang menghubungkan Madurejo dengan Kalitirto (Berbah).

Adanya permintaan warga tersebut, kata dia, memang sedikit mengubah skema awal. Semula rencana yang akan dibangun hanya TPU saja. Namun dengan adanya tuntutan warga tersebut, kata Mindoyo, Pemkab Sleman mengisyaratkan akan membangun keduanya dalam satu paket.

Menurut Mindoyo, TPU Madurejo tersebut diperkirakan akan memakan lahan dengan total 7 hektar. Lahan yang sudah ditentukan lokasinya tersebut terdiri dari Tanah Kas Desa (TKD), Sultan Ground (SG) dan juga tanah warga sekitar.

Terkait dengan pembebasan warga tersebut, Mindoyo mengatakan telah dilakukan sosialisasi kepada warga. Dalam waktu dekat ini, tukas dia, warga akan kembali dikumpulkan untuk mendengarkan penjelasan dari instansi yang berwenang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: