Kasus perceraian di Condongcatur meningkat tajam

Kasus pengajuan surat pengantar perceraian yang masuk ke kantor desa Condongcatur, Depok, meningkat tajam. Dalam dua bulan terakhir ini setidaknya ada 10 permintaan surat pengantar yang masuk.

Kepala Desa Condongcatur Marsudi mengaku pihaknya merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya tren peningkatan itu menunjukkan keadaan yang mengkhawatirkan mengingat selama ini hal itu sangat jarang terjadi.

“Biasanya paling cuma satu atau dua kasus dalam satu bulan. Kadang bahkan tidak ada sama sekali,” ujar dia saat ditemui Warta Sembada di ruang kerjanya.

Menurut Marsudi, data bagian pelayanan menunjukkan pada Mei lalu ada enam permintaan surat pengantar cerai, sedangkan di bulan ini ada empat permintaan.  Dikatakan, sebagian alasan yang dilontarkan oleh pasangan yang mengajukan cerai adalah karena masalah ekonomi, selingkuh, tidak harmonis ataupun karena orang tua terlalu ikut campur.

Sebagai kepala desa, kata Marsudi, dirinya memiliki kewajiban untuk mendamaikan atau setidaknya menunda perceraian tersebut. Jika salah satu di antara pasangan tersebut masih memiliki keinginan untuk rujuk, hal itu kata dia tidak terlalu sulit untuk didamaikan.

“Kami tidak sembarangan memberikan pengantar cerai. Namun kalau dua-duanya sudah tidak ingin rujuk lagi, kami juga tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkap dia.

Marsudi juga mengungkapkan fakta menarik seputar meningkatnya permintaan perceraian tersebut. Sebagian besar  permintaan cerai, kata dia, justru terjadi pada pasangan yang menikah pada usia yang tergolong masih muda.

“Ini berarti bahwa program KB untuk penewasaan usia kawin belum terlalu berhasil,” tambah Marsudi.

Pemerintah Desa (Pemdes) Condongcatur, tutur Marsudi telah mengusulkan kepada Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk melakukan sosialisasi pematangan usia perkawinan kepada warga.

Pihaknya berharap, dengan adanya sosialisasi seperti itu bisa meningkatkan kesadaran warga soal arti penting perkawinan sehingga perceraian bisa ditekan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: