5 kecamatan diminta waspadai wereng

Lima kecamatan di wilayah Sleman timur yakni Prambanan, Berbah, Kalasan, Ngemplak dan Cangkringan diminta mewaspadai serangan hama wereng coklat.

Pasalnya kelima wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kabupaten Klaten yang telah terjangkiti hama wereng. Bahkan, saat ini tiga desa di Prambanan yakni Bokoharjo, Madurejo, dan Sumberharjo telah terkena dampaknya mencapai 50 hektar.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman Edy Sri Harmanta mengatakan pihaknya sudah menerbitkan surat edaran ke semua camat di kawasan tersebut untuk segera berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya.

Dalam edaran tersebut, kata dia, camat diminta untuk mengugaskan Kasie dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk melakukan pengamatan di lapangan. Bila ditemui adanya gejala serangan wereng petugas diminta segera melapor.

“Laporannya tidak harus tertulis, yang penting sampai kepada kami,” ujar dia kepada Warta Sembada saat ditemui dalam acara panen raya di Tegaltirto, Berbah, Kamis (1/7).

Menurut dia, laporan tersebut sangat diperlukan untuk mengetahui total luas sawah yang sudah terserang wereng. Selain itu, pihaknya juga meminta agar para petani rutin melakukan pengecekan pada tanaman padi tidak hanya di pematang sawah saja.

Edy mengakui, serangan hama wereng memang cukup ganas. Dikatakan, dalam tempo dua minggu, tanaman padi yang sudah diserang langsung layu bahkan mati mengering. Karena itu, kata dia, pemberantasan harus dilakukan sejak dini.

“Sampai saat ini dampaknya memang belum terlalu terasa,” ungkap Edy.

PPL Berbah Didik Muhammad Saiful mengatakan untuk mengantisipasi munculnya serangan wereng, petani diharapkan tidak menanam padi khususnya varietas IR64. Kalau sudah terlanjut menanam, tambahnya, petani harus menyemprot pestisida sejak persemaian bibit.

“Kami selalu sampaikan dalam setiap pertemuan Poktan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, setidaknya 50 hektar tanaman padi di tiga desa desa di Prambanan yakni Bokoharjo, Madurejo dan Sumberharjo diserang hama Wereng Coklat. Migrasi Wereng coklat di wilayah Prambanan mulai diketahui dan ditemukan pada 24 Juni lalu di hamparan sawah kelompok tani Majasem, Bokoharjo, Prambanan.

Ditengarai, hama tersebut merupakan migrasi dari wilayah Klaten yang telah terlebih dahulu diserang. Sebagian besar jenis tanaman padi yang diserang merupakan varietas Ciherang yang berumur 28 hari ke atas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: