Pariwisata alternatif penanggulangan kemiskinan

Desa Sambirejo merupakan salah satu desa di Prambanan yang letak geografisnya berada di perbukitan berbatu sehingga tanahnya cenderung tidak subur. Data Pemdes setempat menunjukkan 30% dari total 5.026 penduduk Sambirejo, masih berada di bawah garis kemiskinan.

Kepala Desa Sambirejo Sukardi mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha keras untuk meningkatkan perekonomian warganya. Salah satu usaha yang dilakukan, kata dia, adalah dengan mengembangkan pariwisata.

Pemerintah desa (Pemdes) Sambirejo, kata dia, tengah mempersiapkan konsep candi terpadu yang antara lain melibatkan Candi Ijo, Candi Barong, Candi Miri, Candi Tinjon, Arca Dawang, Arca Gumarang, dan Arca Gupala.

“Ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan,” ujar dia kepada Warta Sembada.

Sukardi mengatakan tujuan pengintegrasian candi-candi tersebut adalah untuk lebih mengangkat perekonomian masyarakat setempat. Menurut dia, hal itu akan sangat membantu untuk mengurangi angka kemiskinan di desa tersebut.

Dikatakan, nantinya warga bisa memanfaatkan kedatangan para wisatawan dengan berjualan aneka souvenir. Selain itu, kata dia, dengan adanya pariwisata, potensi wilayah yang lain juga bisa segera terangkat.

Kendala yang dihadapi oleh Pemdes dalam pengembangan wisata candi, kata dia, adalah masalah aksesibilitas. Menurut Sukardi, sebagian besar ruas jalan yang ada di desanya kondisinya rusak karena kontur perbukitan yang labil.

“Akses jalan sebagian besar masih rusak dan belum diperbaiki hingga kini. Itu menjadi salah satu kendala,” kata dia.

Bahkan ruas jalan kabupaten Gathak-Groyokan yang merupakan jalur alternatif penghubung Prambanan-Klaten selama 14 tahun belum tersentuh pembangunan. Padahal jalan yang panjangnya 4,2 kilometer ini merupakan jalur multiguna bagi warga di kedua kecamatan terutama bagi warga Sambirejo, Prambanan.

Padahal ruas jalan tersebut, kata dia, sangat mendukung pariwisata di Sambirejo. Jalur tersebut, kata dia, berpotensi mengangkat perekonomian di sekitar wilayah tersebut karena memperpendek jalur perdagangan.

“Kami berharap ini menjadi perhatian pemerintah,” ungkap Sukardi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: